Manusia dan Kebudayaan

Teori : Hakikat Manusia

Menurut bahasa Indonesia dalam KBBI III, hakikat adalah intisari atau dasar serta kenyataan yang sebenarnya (sesungguhnya). Sedangkan manusia adalah makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain).
ᔥ hakikat – Kateglo ᔥ manusia – Kateglo

Dalam laman Wikipedia bahasa Inggris tentang human nature tercantum bahwa human nature refers to the distinguishing characteristics, including ways of thinking, feeling and acting, that humans tend to have naturally. Artinya, hakikat manusia mengacu pada karakteristik yang membedakan, termasuk cara berpikir, merasa, dan bertindak; sehingga manusia cenderung memiliki karakter alami.
ᔥ Human nature – Wikipedia

Secara utuh, apa yang disebut sebagai hakikat manusia dalam psikologi pendidikan adalah sesuatu yang terdiri dari hal-hal berikut :

  1. Makhluk yang memiliki tenaga dalam yang dapat menggerakkan hidupnya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.
  2. Individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan sosial.
  3. Makhluk yang mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan nasibnya.
  4. Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai (tuntas) selama hidupnya.
  5. Individu yang dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk mewujudkan dirinya sendiri, membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati.
  6. Suatu keberadaan yang berpotensi yang perwujudanya merupakan ketakterdugaan dengan potensi yang tak terbatas.
  7. Makhluk Tuhan yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan jahat.
  8. Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan turutama lingkungan sosial, bahkan ia tidak bisa berkembang sesuai dengan martabat kemanusaannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial.

ᔥ Pengertian Hakikat Manusia – PakGuruOnline.Pendidikan.net oleh Zulfikri

Artikel : Hakikat Manusia dan Konflik Neurobiologi

[Baca langsung di situsnya :
http://www.wired.com/wiredscience/2012/01/biology-of-conflict/?pid=2937&viewall=true]

Dalam artikel Wired Science tersebut yang berjudul Human Nature and the Neurobiology of Conflict dibahas beberapa poin, yaitu :

  1. Left versus Right, in the Brain / Kiri Lawan Kanan, di dalam Otak
  2. Economics, Rationality and Values / Ekonomi, Rasionalitas, dan Nilai
  3. The Male Warrior Hypothesis / Hipotesis Prajurit Pria
  4. The Mystery of Monogamous Marriage / Misteri Pernikahan Monogami
  5. (Im)patience and Culture / (Ketidak)sabaran dan Budaya
  6. Group Intelligence / Kecerdasan Kelompok
  7. Conflict and Empathy / Konflik dan Empati
  8. Violence, Society and Evolution / Kekerasan, Masyarakat, dan Evolusi
  9. The Neurobiology of Integrity / Neurobiologi Integritas
  10. Across the Aisle / Koneksi Sosial

Secara mendasar dan keseluruhan, 10 hal tersebut membahas tentang sifat manusia yang muncul dari pikiran yang terdapat di dalam otak manusia itu sendiri dan orang lain. Sehingga gabungan dari pemikiran-pemikiran tersebut menghasilkan dan memunculkan bermacam bentuk interaksi dan sikap sosial manusia yang sangat beragam seperti poin-poin tersebut.
ᔥ Human Nature and the Neurobiology of Conflict – Wired Science oleh Brandon Keim

Pendapat : Hakikat Manusia

Menurut saya, tentu saja setiap manusia yang hidup dan berakal pasti memiliki hakikat atau sifatnya masing-masing. Artinya, hakikat setiap orang pasti berbeda dan tidak ada yang sama walaupun manusia tersebut kembar. Tapi, semua manusia memiliki dasar fundamental hakikat yang sama.

Menurut saya, 1+10 poin yang paling penting adalah :

  • Hak asasi dan kewajiban
  1. Hidup
  2. Bertumbuh dan berkembang
  3. Berperasaan
  4. Berpikir
  5. Bergerak
  6. Berbicara
  7. Bersosial
  8. Bekerja
  9. Bereproduksi
  10. Mati

Menurut saya, tentu saja juga tidak semua manusia memiliki keseluruhan hakikat-hakikat penting tersebut kecuali yang paling akhir. Karena setiap manusia yang hidup dan tidak hidup pada awalnya pasti akan mati, dan jiwanya kembali kepada-Nya. Dari hal ini juga jelas bahwa manusia dilahirkan tanpa minta dilahirkan atau lahir ulang di dunia. Artinya, tidak ada yang namanya reinkarnasi kehidupan manusia di dunia yang telah tiada. Wujud manusia sendiri secara detail fisik juga telah ditakdirkan oleh Yang Maha Kuasa.

Poin paling penting di atas segalanya dalam daftar tersebut adalah hak asasi dan kewajiban. Tentu saja setiap manusia memilikinya dan tidak dapat dipisahkan selamanya, bahkan dari jiwa manusia tersebut diciptakan sampai manusia tersebut mati dan menuju alam selanjutnya. Jika hal ini dipisahkan, tentu saja namanya bukan manusia tetapi hewan, tumbuhan, atau benda mati. Kesimpulannya, sesungguhnya dunia sekarang ini diciptakan untuk manusia dari Tuhan. Karena itu, manusia diberi hak asasi dan tujuan yang menjadi kewajiban setiap manusia pada dasarnya. Poin ini juga tentu saja hal yang paling fungsional dan bermanfaat di antara segala hakikat manusia.

Bendera Perserikatan Bangsa Bangsa, dari United Nations Dag Hammarskjöld Library

Untungnya, warga dunia telah sepakat membuat Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) atau United Nations (UN). Sehingga hal penting seperti hak asasi dan kewajiban manusia dapat terjaga ke depannya. Tidak seperti sebelumnya dalam sejarah yang penuh dengan konflik dan perang, dimana hak asasi manusia banyak yang hilang dan musnah. Akhirnya, sebagian besar masalah kemanusian, bangsa, dan negara pada masa lalu dapat terselesaikan secara baik hingga sekarang.

Berhubungan dengan ini, karena hakikat manusia yang diberikan Tuhan lah kehidupan di dunia ini ada. Segala sesuatu tentu saja saling berhubungan dan berpengaruh satu sama lain. Karena itulah, setiap hal yang diciptakan-Nya tentu saja memiliki tujuan masing-masing. Artinya, tidak ada satu pun ciptaan-Nya yang sia-sia walau terlihat sia-sia di mata manusia. Fundamental ini, akhirnya menciptakan keseimbangan siklus energis yang terus ada sampai sekarang hingga akhir tiba.

— Muhammad Haidar Hanif, 54411850, 1IA07
Catatan : Sumber terkait terdapat pada tautan bertanda ᔥ
Sumber langsung terdapat pada tulisan bergaris bawah

Dengan kaitkata , , ,
%d blogger menyukai ini: