Manusia dan Cinta Kasih

Teori : Berbagai Bentuk Cinta

Menurut bahasa Indonesia dalam KBBI IIIcinta didefinikan sebagai suka sekali, sayang benar, kasih sekali, terpikat, ingin sekali, berharap sekali, rindu, susah hati (khawatir), dan risau. Sedangkan kasih didefinikan sebagai perasaan sayang (cinta, suka kepada), beri, dan memberi.
ᔥ cinta – Kateglo ᔥ kasih – Kateglo

Dalam laman Wikipedia bahasa Inggris tentang love atau cinta, pada paragraf pertama tercantum bahwa love is an emotion of strong affection and personal attachment. Love is also a virtue representing all of human kindness, compassion, and affection; and “the unselfish loyal and benevolent concern for the good of another”. Love may also be described as actions towards others or oneself based on compassion, or as actions towards others based on affection.
Artinya, cinta adalah emosi kasih sayang yang kuat dan ikatan pribadi. Cinta juga merupakan kebajikan yang mewakili semua kebaikan manusia, belas kasihan, dan kasih sayang; dan “perhatian setia dan murah hati tidak egois untuk kebaikan yang lain”. Cinta juga dapat digambarkan sebagai tindakan terhadap orang lain atau diri sendiri berdasarkan belas kasihan, atau sebagai tindakan terhadap orang lain berdasarkan kasih sayang.
ᔥ Love – Wikipedia

Jika dalam laman Wikipedia bahasa Indonesia tentang cinta, pada paragraf pertama tercantum definisi yang lebih luas bahwa cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut. Lalu definsi pada paragraf kedua menyatakan bahwa cinta adalah satu perkataan yang mengandungi makna perasaan yang rumit. Bisa dialami semua makhluk. Penggunaan perkataan cinta juga dipengaruhi perkembangan semasa. Perkataan sentiasa berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda.

Lebih detail lagi tentang bagiannya, ungkapan cinta mungkin digunakan untuk meluapkan perasaan seperti berikut:

  1. Perasaan terhadap keluarga
  2. Perasaan terhadap teman-teman, atau philia
  3. Perasaan yang romantis atau juga disebut asmara
  4. Perasaan yang hanya merupakan kemahuan, keinginan hawa nafsu atau cinta eros
  5. Perasaan sesama atau juga disebut kasih sayang atau agape
  6. Perasaan tentang atau terhadap dirinya sendiri, yang disebut narsisisme
  7. Perasaan terhadap sebuah konsep tertentu
  8. Perasaan terhadap negaranya atau patriotisme
  9. Perasaan terhadap bangsa atau nasionalisme

ᔥ Cinta – Wikipedia

Simbol atau lambang cinta kebanyakan dinyatakan dalam bentuk gambar ❤, ♥, atau <3. Bahkan dapat dinyatakan dengan bentuk kurva hati (fifth heart curve equation) dalam persamaan matematika. Atau beberapa persamaan lain seperti :

  • x^2 + (y-sqrt(abs(x)))^2 = 3
  • (x^2+y^2-1)^3 – x^2y^3 = 0
  • (1-(|x|-1)^2)^0.5 = -3(1-(|x|/2)^0.5)^0.5
  • x^2 + (y-|x|)^2 = 1


ᔥ Heart (Symbol) – Wikipedia
ᔥ Heart Curve – Wolfram MathWorld

Artikel : Banyaknya Nuansa Cinta (The many shades of love)

[Baca langsung di situsnya : http://www.thehindu.com/arts/art/article2950161.ece]

Dalam artikel The Hindu yang berjudul The many shades of love oleh Harshini Vakkalanka tersebut, cinta digambarkan atau terbentuk ke dalam media dan tradisi yang merupakan seni lukis. Kurang lebih dijabarkan ada 2 hal yang menjadikan cinta memiliki nuansa khas tersendiri, yaitu 2 hal penting di dalamnya, yaitu pengalaman internal (internal experience) dan sangat asik (playfully powerful).

Pendapat : Bentuk Cinta Secara Fungsional

Cinta yang kebanyakan orang bahas dan utarakan adalah suatu bentuk perasaan yang dinyatakan dalam berbagai bentuk lain dan dapat dimengerti oleh orang lain. Hal tersebut benar-benar bisa berguna atau bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain; tapi kadang iya, kadang tidak.

Contoh fungsi buruknya, sayangnya pemerintah atau pegawai negeri di negara ini menggunakan (bukan) cinta dalam memberi jabatan, kepada seseorang banyak yang lebih mengutamakan saudara atau teman berdasarkan hubungan dan bukan berdasarkan kemampuan. Lebih buruknya, kebanyakan yang dipilih belum tentu mampu menjalankan tugasnya. Sehingga banyak yang berujung pada praktik KKN yang lain.

Contoh fungsi baiknya, untungnya di negara yang saya rasa banyak masalah ekonomi ini, cinta kasih dapat menjadi bentuk yang sangat fungsional dan menjadi inti utama dalam kegiatan sosial. Seperti yang dilakukan lembaga keuangan mikro (microfinance institution), Koperasi Kasih Indonesia untuk membantu memberikan bantuan finansial dan modal bagi orang yang tidak mampu dan membutuhkan agar dapat bekerja. Dengan kepedulian dan rasa cinta untuk orang lain, masalah kecil dapat diselesaikan satu-persatu.

Contoh fungsi netralnya, pastinya kebanyakan orang cinta kepada diri sendiri. Karena itulah, manusia dapat tetap hidup atas dasar menyayangi dirinya dan memenuhi kebutuhan hidup dirinya, dan jika mampu, juga orang lain mulai dari orang terdekat; keluarga, sahabat, teman, komunitas, bahkan orang asing. Dengan adanya fungsi ini, kehidupan cinta seseorang dapat menjadi netral dan berjalan dengan lurus sesuai jalannya.

Berdasar dari 3 hal yang berbeda tersebut, saya yakin banyak orang yang berpendapat tentang definisi dan fungsi cinta jauh dari itu. Dengan kata lain, maksud saya adalah cinta dapat bermakna positif dan negatif secara fungsional dalam kehidupan nyata atau cinta tidak semuanya positif. Secara (tidak) filosofis, saya menganggap bahwa cinta adalah hal yang relatif terhadap banyak hal. Tentu saja, artinya cinta adalah hal yang tidak dapat dipisahkan walaupun kita tidak sedang memikirkan itu. Kesimpulannya, bentuk cinta dapat berupa banyak macam di mana saja..

Berdasar dari yang sudah saya jabarkan di atas, secara (tidak) filosofis tersirat bahwa cinta memiliki kekuatan. Dan kekuatan tersebut akan menjadi baik, buruk, ataupun netral tergantung orang yang memilikinya. Lebih dari itu, cinta yang berbentuk kekuatan dapat mengalahkan kebencian yang ada pada diri seseorang atau kelompok. Maka dari itu, sebenarnya cara paling baik untuk mengatasi kejahatan di dunia ini adalah dengan cinta, karena kejahatan yang diatasi dengan kekerasan akan berakibat lebih buruk jika tidak dapat teratasi.

Berhubungan dengan bahasan sebelumnya tentang hakikat manusia, maka diketahui bahwa cinta juga merupakan hakikat manusia. Bahkan orang yang memiliki kebencian masih memiliki rasa cinta. Karena cinta, merupakan bagian dari hakikat manusia yang berupa hak asasi, berperasaan, dan bersosial. Oleh karena itu, rasa cinta dalam diri manusia harus dijaga agar selalu berada di tempat yang benar.

— Muhammad Haidar Hanif, 54411850, 1IA07
Catatan : Sumber terkait terdapat pada tautan bertanda ᔥ, Sumber langsung terdapat pada tulisan bergaris bawah.

Dengan kaitkata , , , ,