TEDxJakarta: Deceptive Truths

Perjalanan Spesial

Pada hari Minggu tanggal 1 April 2012, saya mengikuti salah satu acara TEDx yang diadakan di Jakarta, atau disebut TEDxJakarta. Ini kedua kalinya di tahun 2012 saya (beruntung dan mendapat kesempatan) untuk mengikuti acara TEDx, yang sebelumnya adalah TEDxUI (TEDxyang diadakan di Universitas Indonesia). Kalau pada tahun sebelumnya saya ikut TEDxJakarta: Journey to Return dan TEDxJakartaLive: TEDGlobal 2011. Acara diadakan di Gedung Teater Jakarta International School cabang Cilandak, Jakarta Selatan. Pada tahun ini, temanya adalahDeceptive Truths atau diterjemahkan secara langsung menjadi Kebenaran yang Menipu. Inti makna tema acara tersebut adalah, menguak dan menjelaskan secara gamblang hal-hal yang sebelumnya banyak memiliki miskonsepsi dan dianggap tabu oleh sebagian besar masyarakat khususnya di Indonesia.

Bentuk acaranya secara umum dianggap mirip dengan seminar. Bedanya, setiap pembicara benar-benar berinteraksi dengan hadirin dan bisa bicara untuk menjelaskan secara jelas. Jadi hadirin seperti dibawa ke dalam cerita. Di sela setiap awal atau akhir pembicaraan, ditayangkan beberapa klip video TEDTalks di acara TED lain yang berhubungan dengan acara. Hampir keseluruhan video yang ditayangkan dapat ditontong langsung dan diunduh melalui situs resminya di TED.com atau saluran YouTube-nya seperti TEDTalks dan lain-lain. Pada awal dan pertengahan keseluruhan acara, ditampilkan aksi (performance) dari grup akustik-tradisional-elektrik-modern (memakai alat musik dari barang bekas dan alat musik elektrik), 57Kustik yang sangat spektakuler. Terdapat 3 sesi yang diselingi waktu istirahat dimana hadirin dapat berinteraksi dengan pembicara dan hadirin lain [Inilah salah satu yang sangat membedakan TEDx dengan acara seminar biasa]. Lalu berkunjung ke beberapa booth sponsor seperti :
1. TEDxJakarta
2. Komunitas Mozilla Indonesia dimana kita bisa mendapatkan beberapa aksesoris Mozilla dan Firefox. Dan untuk orang yang beruntung (menge-Tweet yang paling unik ke @id_mozilla dengan tagar #TEDxJakarta ) bisa mendapatkan kaos Firefox .
3. Stand buku yang ditulis oleh beberapa pembicara
4. Jakarta International School dan sponsor klasik seperti JakartaGlobe, Ace Hardware, Lipton, XL, dan Body Shop yang memberikan koran, minuman, dan makanan secara gratis.
dan lain-lain
ᔥ TED
ᔥ TEDxJakarta

Fokus : Pembicara TEDxJakarta

Mayoritas hal yang dibicarakan pada sesi pertama dan ketiga lebih ke Indonesia sentris atau sangat berpusat pada Indonesia dan hal yang terkait. Berikut adalah para pembicaraTEDxJakarta: Deceptive Truths dan hal-hal yang dikemukakan oleh masing-masing pembicara :

1. Gita Wirjawan – Businessman

Pada dasarnya, Pak Wirjawan adalah seorang pebisnis. Awalnya ia menceritakan tentang bagaimana bisa ada kelahiran kembali sebuah negara yang sebelumnya jatuh parah dan memiliki banyak masalah. Artinya, ia sangat optimis bahwa bangsa yang terpuruk pun bisa bangkit kembali walaupun di saat yang sama banyak orang yang pesimis. Ia mencontohkan Brazil sebagai salah satunya. Dengan begitu, ia menyatakan bahwa ,asih ada harapan dan peluang bagi bangsaIndonesia. Tapi Indonesia perlu menunjukkan sesuatu yang lebih dan perlu rencana yang benar-benar matang. Karena itu, sekarang hampir semuanya bergantung pada generasi muda Indonesia. Maka pertama-tama, pola pikir bangsa Indonesia harus diubah terlebih dahulu menuju pola pikir yang lebih baik dan benar.
“Waktunya untuk bangkit!”

2. dr. Andreas Prasadja , RPSGT – Psikolog Tidur (Sleep Physician

Dokter Andreas ini merupakan Psikolog Tidur yang pertama di Indonesia. Ia menjelaskan tentang hal yang disebut “Kantuk yang Membunuh”. Lalu bahwa salah satu urutan penting pada makhluk hidup khususnya manusia, adalah tidur, bangun, dan beraktifitas. Di sini lah mengapa tidur itu begitu sangat penting bagi manusia apalagi yang memiliki rutinitas yang sangat sibuk.

Ia mengambil data dari Operasi Ketupat pada tanggal 23 Agustus – 7 September 2011 yang menginformasikan bahwa penyebab kecelakaan lalu lintas yang telah diidentifikasi disebabkan oleh : 449 kendaraan tidak siap, 387 orang tidak siap, 1018 orang mengantuk. Maka dapat diambil kesimpulan singkat bahwa mengantuk adalah sebab utama dari kebanyakan kecelakaan lalu lintas saat mengemudi. Ia juga membahas tentang berita pada tahun 1989 tentang minyak tumpah di lautan yang disebabkan oleh nahkoda yang mengantuk.

Ia juga mengingatkan kepada kita bahwa kafein hanyalah penahan kantuk (hipnolitik), bukan penghilang kantuk. Sehingga kopi bukanlah solusi yang tepat untuk mengatasi kantuk daripada tidur. Karena tidur adalah yang merupakan aktifitas utama untuk beristirahat.

Pada kasus penyakit, ada orang yang sudah banyak tidur tapi tetap mengantuk yang disebut hipersomnia. Lalu sleep arnia atau mendengkur yang menyebabkan susah bernapas, yang sebenarnya tidak boleh dianggap remeh karena juga dapat menyebabkan kematian.

Oleh karena itu, mari perbaiki siklus tidur dan tidurlah yang cukup serta tepat sesuai kebutuhan, usia, dan kegiatan [saya sangat setuju, walau saya belum menerapkannya setiap waktu]. Sehingga hidup akan lebih sehat dan tentunya produktivitas dapat meningkat.
“Mari tidur sehat untuk Indonesia yang lebih baik!”

3. Connie Bakrie – Pengamat Pertahanan (Defense Analyst)

Ibu Connie ini merupakan salah satu pengamat keamanan tingkat kenegaraan. Ia menjelaskan tentang pertahanan terbesar bangsa Indonesia ada pada lautnya atau maritim. Ia mengilustrasikan bahwa Indonesia seperti ‘ikan kecil di kolam yang besar’ yang sebelumnya adalah ‘ikan kecil di kolam kecil’. Padahal, Indonesia sejak dulu ada pada area yang sangat strategis (supra strategic location). Didapat data bahwa Indonesia memiliki bagian wilayah yang terdiri dari 1.9 darat + 3.2 laut + 5.3 udara.


xkcd: Desert Island

Pemerintah saat ini seperti menganggap bahwa Indonesia memiliki 1000 teman dan 0 musuh. Pada saat yang sama, jumlah kapal selam Indonesia hanya sekitar 130 [bahkan saya yakin tidak semuanya berfungsi]. Ia juga menjabarkan tentang potensi masa lalu dan masa depan dariIndonesia yang berhubungan tentang militer. Karena erat hubungannya dengan 3 ancaman tradisional yaitu agama, perdagangan, dan sumber daya.

Di sisi positif, sebenarnya Indonesia memiliki ekosistem laut yang paling kaya, bahkan di dunia. Apalagi dengan daerah kelautan yang sangat banyak. Ironisnya, 80% dari perdagangan dunia melewati batas kelautan Indonesia secara cuma-cuma. Di sinilah sisi negatif yang harus ditangani secepatnya. Juga masalah seperti monopoli perusahaan militer swasta, distribusi anggaran negara yang salah, tidak berjalan dengan baiknya pengumpulan pajak pada area extra territorial. Lalu pada umumnya sering terjadi masalah internal dan konflik di Indonesia, yang seringkali melibatkan aparat hukum dan militer seperti polisi dan tentara. Hal ini tentu saja sangat terbalik mengingat bahwa musuh sebenarnya bukanlah masyarakat melainkan negara lain yang berada di atas Indonesia.

Ia menyimpulkan bahwa dengan keadaan seperti ini, kedaulatan Indoneia sangat dipertanyakan dan diragukan. Karena itu, harus ada pembenahan pada angkatan militer Indonesia dan pertahanan dalam negara.
“Mari cintai aspek militer dahulu!”

4. Firliana Purwanti 
[Menurut saya, pembicara ini agak sedikit ‘gimana’ bahan pembicaraannya. Maka dari itu saya lewatkan.]

5. Prof. dr. Herawati Sudoyo – MS., Ph.D. – Dokter, Peneliti, dan Penganalisa Forensik
Ibu Herawati adalah seorang yang secara spesifik sebagai penganalisa DNA forensik dari Lembaga Biologi Molekul Eijkman, yang sering dibutuhkan pihak kepolisian untuk membantu penyelidikan kasus-kasus besar seperti pencarian pelaku peledakan bom yang memerlukan analisis dan perbandingan DNA. Ia bercerita bagaimana pekerjaan peneliti itu sebenarnya dibanding yang kebanyakan masyarakat anggap sebagai pekerjaan yang membosankan, padahal sangat penting dan bisa menyenangkan.

6. F. Widayanto – Ahli Keramik
Pak Widayanto adalah salah satu ahli dan pengrajin keramik langka di Indonesia, karena dia juga memegang gelar sarjana keramik dari FSRD ITB yang amat sangat langka jumlahnya. Ia bercerita mengenai kisahnya dari masa lalu hingga sekarang, tentang bagaimana ia bisa menjalani jalan keramik yang padahal dulu ia sangat menyukai hewan. Atas karya-karyanya, ia mengemukakan betapa luar biasanya karya seni keramik. Juga menginformasikan bahwa tanah Indonesia memiliki bahan tanah liat terbaik di dunia. Ia mungkin dianggap tidak pintar pada masa ia kecil, tapi sekarang ia bisa menunjukkan bahwa masing-masing orang memiliki keahliannya masing-masing.

7. Noor Huda Ismail – Wartawan / Anti Teroris
Pak Noor Huda adalah salah satu anti teroris legendaris yang telah mewancarai banyak mantan teroris di dunia dan berusaha mengatasi masalah terorisme di dunia khususnya Indonesia. Ia sekarang menjabat sebagai Vice President dari divisi konsultan keamanan PT Sekurindo Gada Patria yaitu Sekurindo Global Consulting di Jakarta. Ia menceritakan salah satu kisah terberat yang dihadapi adalah saat mengetahui teman sekamar saat dia di pesantren dulu menjadi seorang teroris. Berhubungan dengan itu, ia menulis buku yang berjudul Temanku, Terosis? . Untuk mengatasi kesalahpahaman pada masyarakat tentang banyaknya teroris yang dari kalangan orang Islam, ia juga menjelaskan bahwa banyak juga terorisme yang berasal dari Agama lain di belahan dunia lain. Lalu untuk mengatasi dan memulihkan sifat mantan teroris, dengan organisasi konsultasinya ia membantu mereka untuk bekerja di pekerjaan yang layak dan bukan memenjarakan. Sehingga banyak dari orang bisa sadar dan kembali ke jalan yang benar.

Kesimpulan : Mengungkap Kebenaran

Dari sudut pandang pribadi (yang tidak usah jauh-jauh), banyak sekali kebohongan yang terjadi di negara Indonesia. Bahkan dari sebelum masa kemerdekaan, hingga, sampai sekarang dan mungkin masa depan. Tapi dengan sedikit demi sedikit, kebohongan yang ada lambat laun makin terungkap dan terbaiki ke jalan yang benar, yang semuanya berkat orang-orang yang mau untuk mengubah. Walau saya sudah sangat pesimis dan bahkan tidak ingin lagi memperbaiki negara yang hampir hancur, tapi mungkin akan ada waktunya untuk itu, mengungkap kebenaran.

— Muhammad Haidar Hanif, 54411850, 1IA07
Catatan : Komentar pribadi dalam fokus pembicara ada pada ketikan dalam kurung siku []. Catatan : Sumber terkait terdapat pada tautan bertanda ᔥ. Sumber langsung terdapat pada tulisan bergaris bawah

Dengan kaitkata , , ,
%d blogger menyukai ini: